8 Penyakit Lambung yang Perlu Anda Ketahui

By | August 4, 2016

Obat Asam Lambung Tinggi Lambung adalah sebuah organ yang bentuknya menyerupai kantong besar yang letaknya di bagian atas rongga perut sebelah kiri dibawah sekat rongga badan yang memiliki fungsi untuk menyimpan makanan sementara.

8 Penyakit Lambung yang Perlu Anda Ketahui

8 Jenis Penyakit Lambung yang Perlu Anda Ketahui

Masalah pada lambung sebenarnya tidak selalu maag, namun saat ini kita masih sering menjumpai orang yang mengaku terkena penyakit maag, hanya karena sering mual. Padahal banyak sebab bahwa seseorang mengalami mual dan itu tidak selalu karena maag. Salah satu penyebab mual selain maag adalah karena radang lambung. Terbiasa telat makan, makan makanan yang terlalu pedas dan terlalu asam menjadi penyebab timbulnya radang lambung. Makan makanan yang bergizi bisa jadi solusi sehat dalam mencegah penyakit radang lambung.

Serangan pada lambung sendiri dapat bersifat akut atau kronis. Radang lambung yang kronis sering terjadi di kalangan orang tua dan penderita anemia fatal. Radang lambung dapat menyerang setiap orang dengan segala usia. Adapun jenis penyakit lambung lainnya, seperti:

  1. Gastritis adalah peradangan pada lapisan lambung. Gastritis di sebabkan oleh terlalu banyak minum-minuman beralkohol, penggunaan jangka panjang obat aspirin dan ibuprofen. Gastritis juga dapat muncul setelah operasi, luka trauma, luka bakar, atau infeksi berat. Penyebab kronisnya adalah infeksi bakteri Heliobacter pylori, refluks empedu, dan stress. Gejala gastritis adalah gangguan pencernaan, perut kembung, mual, dan muntah. Cara mencegah gastritis adalah dengan menghindari makanan pedas atau panas.
  2. Maag atau tukak lambung adalah peradangan pada dinding lambung yang disebabkan oleh pengeluaran asam lambung (asam klorida) yang berlebihan. Asam lambung secara rutin keluar untuk membantu menghancurkan makanan. Namun jika tidak ada makanan dalam jangka waktu tertentu, maka asam lambung akan tetap keluar dan mengikis dinding lambung. Ketika asam lambung tersebut mengenai saraf, terjadilah rasa sakit yang luar biasa yang biasa kita kenal sebagai maag. Cara mencegah maag adalah dengan makan teratur dan menghindari makanan yang terlalu pedas. Cara mengobati penyakit maag adalah dengan meminum obat antasida.
  3. Kanker lambung adalah kanker yang berkembang di area lambung. Gejala awal kanker lambung adalah mulas, nyeri pada perut bagian atas, mual, dan kehilangan nafsu makan. Gejala selanjutnya adalah penurunan berat badan, kulit kuning, muntah, kesulitan menelan dan terdapat darah dalam tinja. Kanker dapat menyebar dari lambung ke bagian lain seperti hati, paru-paru, tulang, lapisan perut dan kelenjar getah bening. Penyebab utama kanker lambung adalah infeksi bakteri Helicobacter pylori. Penyebab lainnya adalah merokok.
  4. Tumor lambung adalah tumor yang ditandai dengan tumbuhnya polip (bintil-bintil) pada lambung. Tumor lambung masih bisa diangkat dan tidak berbahaya karena tidak menyebar ke organ tubuh lain. Salah satu penyebab tumor lambung adalah terlalu sering mengkonsumsi makanan bernitrat. Nitrat adalah zat pengawet yang biasa terdapat di makanan dan minuman dalam kemasan. Mengonsumsi terlalu banyak makanan yang diasinkan dan diasap serta merokok juga beresiko terjadinya tumor lambung. Tumor lambung akan menjadi kanker lambung jika polip berukuran lebih dari 2 cm, terdapat sel glandular, dan terdapat banyak polip di dalam lambung.
  5. Dispepsia adalah gangguan pencernaan yang ditandai dengan nyeri dan perih di bagian atas perut serta perut terasa penuh padahal belum makan. Terkadang disertai dengan perut kembung, bersendawa, mual dan maag. Dispepsia sering terjadi pada penderita GERD dan gastritis.
  6. GERD adalah kerusakan kronis pada mukosa lambung yang disebabkan oleh asam lambung yang terus mengikis dinding lambung. Banyak orang yang mengira penyakit ini mirip maag. Namun ada beberapa gejala khusus antara lain sakit saat menelan, rasa asam di mulut, sering bersendawa, dan sering terserang radang tenggorokan. Penyebab penyakit ini adalah kecemasan, depresi, langsung tidur setelah makan, makan makanan yang terlalu pedas atau asam, jarang olahraga, dan kebiasaan merokok.
  7. Gastroparesis adalah penyakit kelumpuhan lambung yang membuat makanan lama dicerna. Hal ini disebabkan karena lambung tidak mampu berkontraksi untuk memindahkan makanan ke dalam usus halus. Saraf vagus mengontrol kontraksi ini. Gastroparesis dapat terjadi ketika saraf vagus rusak dan otot-otot perut dan usus tidak berfungsi dengan benar. Makanan menjadi bergerak lambat atau bahkan dapat berhenti. Gejala gastroparesis adalah mual kronis, muntah, nyeri perut, perasaan kenyang berlebihan walaupun hanya makan sedikit. Gejala lainnya dapat berupa mulas, perut kembung, kadar glukosa darah yang tidak menentu, kurangnya nafsu makan, kejang dinding perut, dan malnutrisi. Diabetes melitus menjadi penyebab utama gastroparesis karena kadar glukosa dalam darah yang tinggi dapat mempengaruhi susunan kimia pada saraf vagus. Merokok juga dapat menyebabkan gastroparesis.
  8. Gastroenteritis adalah penyakit gabungan antara diare, muntah, dan perut kram. Gastroenteritis sering disebut virus perut dan flu lambung. Meskipun penyakit ini tidak terkait dengan influenza. Penyakit ini disebabkan oleh rotavirus pada anak-anak dan norovirus dan campylobacter pada orang dewasa. Penyakit ini terjadi karena konsumsi makanan yang tidak diolah dengan baik, air yang terkontaminasi, atau melalui kontak terlalu dekat dengan penderita.

Itulah beberapa jenis penyakit lambung yang perlu Anda ketahui. Untuk mengatasi penyakit lambung seperti diatas, Anda bisa lakukan dengan cara menghentikan kebiasaan buruk dalam pola makan Anda. Dan alangkah lebih baiknya jika Anda tanyakan dahulu pada dokter sebelum Anda mencari obat alternatif.

Leave a Reply